Tuesday, April 1, 2014

Gw, Hujan, Soundtrack, dan YUI

Gw, Hujan, Soundtrack, dan YUI
By Ftrohx


Mungkin sudah hampir tiga tahun gw nggak mengupdate lagu Jepang, entah mungkin gw sudah tertinggal jauh dari teman-teman yang lain.

Tapi gw pikir apa yang gw punya di koleksi mp3 gw sudah lebih dari cukup. Sebenarnya gw jarang juga sih dengar / memutar mp3 gw. Karena gw sudah menikmati apa yang ada di otak gw.

Agak sulit dimengerti ya?

Ok sedikit penjelasan, di saat gw berjalan sendirian, di saat gw menunggu hujan sendirian, di saat gw hanya merenung sendiri. Biasanya secara otomatis otak gw memutar lagu-lagu yang biasa gw dengar. Dan setiap suasana tertentu lagu itu akan berbeda, biasanya di saat gw sedang jogging atau lari otak gw secara otomatis memutar koleksi lagu yang nge-beat, mulai dari Bon Jovi sampai Aquatimez. Tapi di saat gw hanya menunggu hujan, secara otomatis lagu yang soft atau mellow muncul.

Bicara tentang soundtrack dan hujan, lagu yang selalu muncul di otak gw sejak kelas 3 SMP sampai semester 4 kuliah adalah 'Its Gonna Rain' dari Bonnie Pink.

Lo pasti bertanya "Nggak ada lagu lain?"

Sayang saat itu nggak ada.

Bentar, gw coba hitung.

Nyaris tujuh tahun lagu "Its Gonna Rain" stag di otak gw tiap kali melihat hujan turun.

Itu terjadi karena gw belum punya mp3, flashdisk, ataupun notebook sehingga gw nggak punya tempat / digital untuk koleksi lagu anime gw. Tapi bisa dibilang bagus juga sih karena gw menggunakan ingatan gw untuk mendengarkan lagu.

Lalu syukur gw bisa move on dari "Its Gonna Rain".

Semua terjadi saat semestar 6, karena sahabat gw si Gozali memperkenalkan gw dengan "Life is like a boat" - Rie Fu dan "I can change my life" - YUI.

Terutama lagunya YUI itu, sampai sekarang justru YUI jauh lebih lama stag sama gw. Soundtrack Bleach itu jauh membuat gw lebih sulit move on daripada soundtrack-nya Rurouni Kenshin.

Di telinga gw suara YUI itu lebih soft, lebih merdu daripada Bonnie Pink. Mungkin juga karena video klip-nya yang mengambil setting di keramaian Shibuya Tokyo setelah hujan. Mungkin juga karena lagu ini sering di putar di acara wisata di Trans 7 tiap kali ada episode tentang Jepang. Mungkin juga karena banyak banget orang di sekeliling gw yang juga suka sama YUI.

Terlalu banyak alasan.

Hm, gw jadi ingat tadi siang, gw membaca blog sepenulis muda, dia membuat artikel berjudul 'melawan mental block'.

Jauh sebelum dia menjadi seorang penulis, sebelum novelnya di terbitkan, kehidupannya sangat susah. Lebih susah daripada gw.

Dahulu di tengah-tengah kesusahannya itu dia menulis sebuah catatan kecil tentang mimpi-mimpinya. Dia ingin mengobati penyakit katarak di mata ibunya, dia ingin punya laptop sendiri, hingga impiannya memiliki mobil dan jalan-jalan keluar negeri minimal Singapore.

Sekarang dia sudah menerbitkan novelnya, dan satu per satu mimpinya itupun sudah terwujud. 

Sore ini melihat hujan dan membaca blog penulis itu, gw kembali teringat akan mimpi-mimpi gw.

Hal yang simple yang harus gw selesaikan tahun ini 2014, menerbitkan novel Triad of Death di penerbit major (meski saat ini gw masih stag di Bab 16), setelah itu baru dah gw bisa ngopi dengan santai sambil memandangi hujan gerimis di Starbuck Shibuya (Tokyo) sama seorang cewek cantik sambil dengar soundtrack "I can change my life" dari YUI.

.  .  .

No comments:

Post a Comment